Ini Lanjutan Cerita Momi Adventure : Lost Kingdom
Jika belum membaca yang pertama, Klik Disini
Perjalanan Momi pun Dimulai, namun dia tidak tahu harus pergi kemana dahulu, hari sudah mulai gelap, momi memutuskan untuk mencari penginapan di desa terdekat. Di tengah perjalanan, Momi menemukan seorang gadis yang tergeletak pingsan, tubuhnya terlihat begitu lemah, Tak tega untuk membiarkannya, Momi pun membawanya ke desa terdekat, Desa Marvin. Setelah diberi perawatan dan makanan yg cukup, gadis tersebut pulih kembali. Dia memperkenalkan dirinya, Dia bernama Chery, lalu menceritakan kenapa dirinya bisa sampai pingsan dan tersesat, ternyata dia kelelahan karena selama 3 hari dia tidak makan dan hanya minum, dia juga mengatakan bahwa dia sedang mengantarkan hasil panen untuk Tuan Cameng,seorang tuan tanah serakah di Desa Marvin, tapi ketika di perjalanan dia di rampok oleh sekumpulan bandit,chery menangis dan pingsan karena kelelahan, sampai akhirnya dia ditolong oleh Momi. Setelah mendengar cerita chery, Momi bersedia untuk mengantarkan chery ke rumahnya, rumah Via berada di Lembah Orsin, 15km dari Desa Marvin.
Sementara itu, kakak Chery yang bernama Izmy sangat khwatir karena adiknya tidak kunjung pulang. Tak lama berselang, Momi dan chery telah sampai di Lembah Orsin dan tiba di rumah chery. Izmy yang melihat keadaan Chery yang lusuh dan penuh luka, langsung menyerang momi karena mengira dialah yang membuat Chery terluka seperti itu. Momi tidak sempat menjelaskan, maka battle pun tidak bisa dihindari.
Izmy kalah dalam battle itu,kemudian Momi pun menjelaskan bagaimana kejadian yang sebenarnya dan apa yang terjadi kepada chery. Setelah mendegar cerita momi, izmy langsung minta maav kepada momi, dan meminta maav kepada chery karena telah menyuruh chery untuk memberikan hasil panen kepada tuan tanah, Karena pada waktu itu izmy sedang sakit.
Izmy pun bercerita bahwa keluarganya tidak bisa lepas dari kekejaman tuan cameng yang selalu meminta hasil panennya dengan paksa. Sebenarnya Izmy ingin melawan tetapi kekuatannya masih belum cukup, apalagi tuan tanah itu dilindungi oleh para ksatria dan penyihir sakti. Momi yang mendengar cerita itu tidak bisa diam saja, dia sepakat untuk memberi pelajaran kepada tuan tanah itu, izmy pun setuju.
Keesokan harinya, Chery, momi & izmy pun memutuskan untuk pergi ke ibu kota, Melboure tempat Tuan Cameng berada. Jaraknya sangat jauh dari lembah Orsin, Namun izmy dan chery belum pernah pergi kesana. Mereka menyerahkan hasil panen tidak langung ke ibu kota, tapi kepada penjaga yang ada di desa Recoon. Awalnya momi kebingungan karena mereka tidak tahu jalan yang harus merekai tempuh, kemudian momi memutuskan untuk perdi ke desa Marvin dahulu untuk mencari tahu jalan menuju ibu kota. Maka berangkatlah momi beserta Izmy dan chery menuju desa Marvin.
Jika belum membaca yang pertama, Klik Disini
Perjalanan Momi pun Dimulai, namun dia tidak tahu harus pergi kemana dahulu, hari sudah mulai gelap, momi memutuskan untuk mencari penginapan di desa terdekat. Di tengah perjalanan, Momi menemukan seorang gadis yang tergeletak pingsan, tubuhnya terlihat begitu lemah, Tak tega untuk membiarkannya, Momi pun membawanya ke desa terdekat, Desa Marvin. Setelah diberi perawatan dan makanan yg cukup, gadis tersebut pulih kembali. Dia memperkenalkan dirinya, Dia bernama Chery, lalu menceritakan kenapa dirinya bisa sampai pingsan dan tersesat, ternyata dia kelelahan karena selama 3 hari dia tidak makan dan hanya minum, dia juga mengatakan bahwa dia sedang mengantarkan hasil panen untuk Tuan Cameng,seorang tuan tanah serakah di Desa Marvin, tapi ketika di perjalanan dia di rampok oleh sekumpulan bandit,chery menangis dan pingsan karena kelelahan, sampai akhirnya dia ditolong oleh Momi. Setelah mendengar cerita chery, Momi bersedia untuk mengantarkan chery ke rumahnya, rumah Via berada di Lembah Orsin, 15km dari Desa Marvin.
Sementara itu, kakak Chery yang bernama Izmy sangat khwatir karena adiknya tidak kunjung pulang. Tak lama berselang, Momi dan chery telah sampai di Lembah Orsin dan tiba di rumah chery. Izmy yang melihat keadaan Chery yang lusuh dan penuh luka, langsung menyerang momi karena mengira dialah yang membuat Chery terluka seperti itu. Momi tidak sempat menjelaskan, maka battle pun tidak bisa dihindari.
Izmy kalah dalam battle itu,kemudian Momi pun menjelaskan bagaimana kejadian yang sebenarnya dan apa yang terjadi kepada chery. Setelah mendegar cerita momi, izmy langsung minta maav kepada momi, dan meminta maav kepada chery karena telah menyuruh chery untuk memberikan hasil panen kepada tuan tanah, Karena pada waktu itu izmy sedang sakit.
Izmy pun bercerita bahwa keluarganya tidak bisa lepas dari kekejaman tuan cameng yang selalu meminta hasil panennya dengan paksa. Sebenarnya Izmy ingin melawan tetapi kekuatannya masih belum cukup, apalagi tuan tanah itu dilindungi oleh para ksatria dan penyihir sakti. Momi yang mendengar cerita itu tidak bisa diam saja, dia sepakat untuk memberi pelajaran kepada tuan tanah itu, izmy pun setuju.
Keesokan harinya, Chery, momi & izmy pun memutuskan untuk pergi ke ibu kota, Melboure tempat Tuan Cameng berada. Jaraknya sangat jauh dari lembah Orsin, Namun izmy dan chery belum pernah pergi kesana. Mereka menyerahkan hasil panen tidak langung ke ibu kota, tapi kepada penjaga yang ada di desa Recoon. Awalnya momi kebingungan karena mereka tidak tahu jalan yang harus merekai tempuh, kemudian momi memutuskan untuk perdi ke desa Marvin dahulu untuk mencari tahu jalan menuju ibu kota. Maka berangkatlah momi beserta Izmy dan chery menuju desa Marvin.
Tobe Continue....
(Dilarang mengcopy isi dari posting ini, Hak Cipta dilindungi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar